Berita

Prof. Dr. Muhammad A.S. Hikam: Jangan Bikin Bingung Santri untuk Mudik!

SANTRINEGUSDUR.COM- Kebijakan yang berbeda-beda antar pejabat negara dan kepala daerah tentang boleh atau tidak bolehnya santri mudik jelang Idul Fithri 1442H mendapat respon dari  Prof. Dr. Muhammad A.S. Hikam, APU, mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi pada Kabinet Persatuan Nasional yang juga tergabung dalam Santrine Gus Dur.

Menurut Prof. Dr. Muhammad A.S. Hikam, dalam keterangannya kepada santrinegusdur.com, bahwa memang rasionalitas para pejabat negara dan kepala daerah yang membolehkan dan tidak membolehkan mudik itu berbeda. Contoh antara Menteri Agama RI yang melarang santri mudik dengan Gubernur Provinsi Jawa Timur yang membolehkan santri mudik. Padahal keduanya adalah tokoh NU. Tapi,  Menteri Agama  memakai rasionalitas instrumental, sementara Ibu Gubernur Provinsi Jawa Timur lebih cenderung memakai rasionalitas pragmatis. Yang instrumental itu ditujukan untuk mengontrol, menguasai, dan mengawasi rakyat, sedang yang pragmatis ditujukan untuk mengakomodasi kekhususan dan keperluan kongkrit dalam segmen-segmen rakyat.

“Jadinya, yaang satu melarang, sedangkan yang kedua memberi peluang sejauh ada kemungkinan. Nah kedua rasionalitas tersebut bisa bermasalah di lapangan jika tidak dikelola dengan kearifan dan manajemen serta pengaturan yang efektif.  Yang jelas, jangan sampai urusan mudik dan tidak mudik ini malah bikin santri bingung,” ujar Prof. Dr. Muhammad A.S. Hikam menutup penjelasannya.*

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button